Emperan Pajak Horas SiantarWaktu menunjukkan jam sepuluh pagi ketika saya sampai di Pajak Horas Siantar. Bertiga dengan Vay dan mbaknya, kami diturunkan di tepi jalan oleh supir.  Berbelanja ke pasar tradisional adalah hal yang jarang sekali saya lakukan. Waktu masih di Medan, sesekali saya mengantar mami atau tante saya ke pasar. Tapi sejak mami dan papi saya pindah [...] View More »

“Kasangnya, nak…” seorang ibu tua dengan wajah penuh keriput menghampiri saya. Di atas kepalanya ada baskom berisi kacang rebus. Saya tersenyum dan menggelengkan kepala. Sebenarnya pengen juga makan kacang rebus, tapi gigi sedang sakit, plus perut lagi gak beres pasca lebaran hari pertama. Jadi mending cari aman saja. Itu pemandangan lumrah di kota Parapat. Ibu-ibu [...] View More »

  Sehari sebelum lebaran (lebarannya di Siantar, bukan di Medan), main dulu sebentar ke Danau Toba. Berfoto (again), sampai dikomentarin hubby, “Heran, kayak baru pertama kali ke danau toba aja.” Yang saya jawab dengan,”Gpp, foto untuk syarat aja….” **plis deh, kayak dukun aja….” Tahun ini air danau masih surut juga, tidak seperti 3thn lalu, sempat [...] View More »